You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pulau Seribu Butuh Inovasi Penanganan Sampah
photo Istimewa - Beritajakarta.id

Pulau Seribu Butuh Inovasi Penanganan Sampah

Seluruh lurah yang ada di Kabupaten Kepulauan Seribu harus memiliki inovasi untuk penanganan sampah. Geografis kepulauan, membuat penanganan sampah di Kepulauan Seribu cukup sulit.

Jika ditumpuk, baunya sangat tidak baik untuk lingkungan dan kesehatan. Banyak cara, dan tidak harus dibakar apalagi tak memiliki inceneratornya

"Jadi ya harus inovatif lah, meskipun ada kapal KM Bersih," ujar Budi Utomo, Bupati Kepulauan Seribu, Jumat (29/1).

Menurut Budi, biaya yang harus dikeluarkan untuk pengangkutan sampah ke daratan cukup mahal. Sehingga harus ada cara lain mengatasi masalah sampah penduduk pulau.

11 Pulau Permukiman Butuh Insinerator

"Biayanya cukup mahal jika harus bolak-balik untuk mengangkut sampah ke daratan. Jika ditumpuk, baunya sangat tidak baik untuk lingkungan dan kesehatan. Banyak cara, dan tidak harus dibakar apalagi tak memiliki inceneratornya," tandasnya.

Untuk diketahui, saat ini Kabupaten Kepulauan Seribu, tak lagi memiliki alat pembakar sampah di pulau-pulau permukiman. Sementara incenerator yang ada di Pulau Panggang dan Pulau Lancang kondisinya sudah rusak dan tak dapat dipergunakan.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye3959 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1253 personAnita Karyati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1151 personFakhrizal Fakhri
  4. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye908 personBudhi Firmansyah Surapati
  5. Pemprov DKI Bakal Hubungkan Dua JPO di Rasuna Said

    access_time05-08-2026 remove_red_eye778 personDessy Suciati